Tanya Jawab Dokter Anak: Tips Meningkatkan Kekebalan Tubuh Si Kecil


Bayi dan anak-anak memiliki struktur tubuh yang masih berbeda dengan orang dewasa. Tubuh mereka masih berada di dalam tahap pertumbuhan sehingga lebih rentan namun juga bisa lebih aktif dan kuat dibandingkan manusia yang lebih tua. Karenanya, kesehatan anak memiliki spesialisnya sendiri contohnya dokter spesialis anak, dokter bedah anak dan lainnya. Mereka memiliki kondisi yang lebih spesifik sehingga penanganannya tidak bisa disamakan dengan orang tua.

Beberapa penyakit infeksi menjadi penyakit yang paling mudah diderita anak-anak bukan hanya karena tubuhnya yang masih sensitif namun juga karena anak masih memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah. Oleh karena itu menjaga kesehatan anak dapat dilakukan dengan meningkatkan kekebalan tubuhnya. Selain mendapatkan informasi seputar kesehatan anak dari tanya jawab dokter anak, Anda juga bisa melakukan tips meningkatkan kekebalan tubuh anak berikut ini:

1. Konsumsi buah dan sayur.

Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kecil, mengkonsumsi sumber makanan yang kaya akan vitamin dan mineral sangatlah penting. Vitamin dan mineral akan membantu kekebalan tubuhnya untuk bisa melawan bibit penyakit. Selain itu kandungan vitamin dan mineral juga akan menjadi benteng untuk memiliki kekebalan tubuh yang baik saat ia beranjak dewasa.

2.. Asi

Jika Anda memiliki bayi baru lahir, segera berikan ia colostrum yaitu ASI yang keluar pertama kali dari tubuh ibu. Colostrum memiliki kandungan zat kekebalan tubuh yang penting untuk kekuatan si kecil melawan bibit penyakit. Setelah itu lanjutkan memberi si kecil asi eksklusif selama 6 bulan usia pertamanya dan diteruskan dengan makanan pendamping hingga ia berusia 2 tahun.

3. Waktu istirahat.

Tubuh bayi dan anak masih berada di dalam tahap pertumbuhan dan tahapan tersebut terutama terjadi di malam hari atau saat anak beristirahat dengan lelap. Karena itu pastikan bayi dan anak memiliki masa tidur yang dibutuhkannya agar tubuhnya bisa berkembang dengan optimal. Bayi membutuhkan waktu tidur sekitar 18 jam, sedangkan balita membutuhkan masa tidur antara 12 hingga 13 jam. Untuk anak usia prasekolah, membutuhkan waktu istirahat setidaknya 10 jam sehari.

4. Olahraga.

Anak-anak juga butuh berolahraga untuk meningkatkan imunitasnya. Ajarkan olahraga dengan cara menyenangkan seperti bermain bola, badminton, tenis meja atau berenang, bersepeda dan jalan kaki.

5. Kebiasaan hidup sehat.

Ajarkan pada si kecil untuk melakukan kebiasaan sehat yang bermanfaat untuk menghalau bibit penyakit misalnya sering mencuci tangan, mencuci kaki sebelum tidur, menyikat gigi di malam hari, sarapan pagi, dan kebiasaan baik lainnya.

6. Jauhkan si kecil dari asap rokok.

Rokok bukan hanya berbahaya untuk mereka yang merokok saja namun juga bagi mereka yang berada di sekitarnya. Jauhkan anak Anda dari asap rokok yang dapat mematikan sel-sel sehat dan membuat daya tahan tubuh melemah.

7. Jauhkan anak dari stress.

Stres merupakan sumber penyakit bukan hanya untuk orang dewasa namun juga anak-anak. Jauhkan anak-anak dari hal-hal yang bisa menyebabkannya merasa stres seperti tekanan akan prestasi, masalah keluarga maupun tidak adanya waktu bermain yang dibutuhkan si kecil.

Selain tips di atas, Anda bisa bertanya kepada dokter anak mengenai apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh di kecil. Tanya jawab dokter anak bukan hanya bisa dilakukan secara langsung saat memeriksakan anak ke dokter saja, namun juga bisa melalui Halodoc sebuah aplikasi berbasis online yang kini bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan berbagai informasi seputar kesehatan.

Belum ada Komentar untuk "Tanya Jawab Dokter Anak: Tips Meningkatkan Kekebalan Tubuh Si Kecil"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel